Minggu, November 26, 2023

Catatan Liburan ke Ambarawa & Dieng - Day 2

suhu nya 6° C
Hari ke-2 kuawali dengan gowes PP ke arah Kajen. Karena jarak Dieng-Kajen cukup jauh, kurang lebih 70-80km, aku putuskan untuk mencari rute yang kira-kira PP bisa dapat fondo 100km, jadi hanya sampai sekitaran Pagilaran. Start gowes sekitar jam 6 pagi, suhu udara diluar sangat dingin menurut ukuranku, 6 derajat celcius. Dengan cuaca seperti ini, gowes sebentar saja rasanya berat di paru-paru, mungkin karena tidak terbiasa menghirup udara yang begitu dingin. Namun karena rute yang kuambil menuruni dataran tinggi, jadi kupikir semakin jauh aku dari Dieng seharusnya suhunya semakin naik.

Kamis, November 23, 2023

Catatan Liburan ke Ambarawa & Dieng

Setelah tertunda entah berapa lama, akhirnya aku sekeluarga berkesempatan untuk liburan ke Dieng. Dieng menjadi salah satu wishlist destinasi yang ingin kami kunjungi sejak beberapa tahun ke belakang, dan akhirnya baru bisa tereksekusi di akhir bulan Juni lalu bertepatan dengan waktu liburan sekolah anak-anak. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan di internet, banyak spot wisata yang bisa kami kunjungi di Dieng. Selain itu, aku juga berencana untuk mencoba beberapa rute tanjakan di daerah sekitaran Dieng. Dengan pertimbangan ini pada akhirnya, kami memutuskan untuk mengambil waktu liburan agak lama, yaitu selama 4 hari. Seandainya bukan karena rencana untuk mengikuti RUPS nya Samudera Indonesia di tanggal 28 Juni, mungkin akan ku-extend liburanku hingga waktu Idul Adha.

Minggu, Juli 16, 2023

Yang Tersisa dari Audax Bekasi 300K

Audax Bekasi 300K yang diadakan pada tanggal 18 Maret 2023 lalu sedikit berbeda dari biasanya. Ekspektasiku rutenya tidak akan berbeda jauh dengan Audax Bekasi yang diadakan 1 dan 2 tahun sebelumnya, dimana rutenya akan melewati waduk Cirata lalu menuju Purwakarta dan kembali menuju Bekasi melalui rute Pantura. Jadi lebih banyak bermain di arah sebelah timur kota Bekasi. Tak disangka-sangka ternyata diluar perkiraanku: ke arah Bogor menuju daerah Rangkas Bitung dan kembali lagi ke Bekasi. 

Begitu tahu rutenya seperti ini satu minggu sebelumnya, aku jadi tidak terlalu bersemangat karena rutenya melalui daerah Bogor yang cukup ramai dengan angkot, kemudian rutenya juga melalui daerah Rumpin yang terkenal dengan jalanan agak jelek dan banyak truk, dan yang terakhir rutenya dilewati daerah Jakarta dan kembali lagi ke Bekasi melalui rute Kalimalang. Terdengar bukan rute yang menyenangkan untuk gowes. Apalagi ini eventnya diadakan di hari Sabtu dimana jalanan bakalan ramai dan macet.

Selasa, Juni 06, 2023

Yang Tersisa dari Audax Bogor 200K

Audax Bogor 200K yang diadakan pada tanggal 20 Mei lalu mengambil rute yang relatif bersahabat dan tidak terlalu aneh-aneh: start dari apartmen  Royal Sentul Park, kemudian melewati Depok, Puspitek, Tenjo, Jasinga, Cigudeg, Leuwiliang, dan kembali lagi ke titik start. Dengan elevation gain sekitar 1100m, jalanannya didominasi oleh rute flat, rolling, dan ada satu tanjakan yang tidak terlalu panjang dari arah Cigudeg ke Leuwiliang.

Seperti biasa, aku menyiapkan 2 plan untuk menyelesaikan event ini. Plan A: Gowes dengan pace ku sendiri dimana nggak pengen terlalu nge push juga, namun dengan ekspektasi di tiap CP hanya berhenti untuk scan CP dan refuel kalau memang diperlukan. Dengan rencana ini, aku menyiapkan hydration vest dengan kapasitas 2 liter. Sementara itu untuk Plan B: kalau kesamber sama peloton Sport Gel ya aku akan coba ikut gandol.

Dari awal start aku nggak grasak-grusuk, malah akhirnya ketemu temen kantor ga sampe 1km dari titik start. Akhirnya kuputuskan untuk gowes barengan aja sambil ngobrol-ngobrol. Rencananya awalnya sih begitu ketemu jalan Juanda yang ke arah Depok aku akan gowes duluan karena pace nya temenku ini juga lebih santai. Setelah gowes bareng sejauh kurang lebih 30km, pas banget ini sebelum berbelok ke jalan Raya Bogor, tetiba Om Lucky & Munir dari Sport Gel lewat dan menyapa, jadilah rencana berubah ke plan B. Aku ijin duluan ke temenku, dan langsung ugal-ugalan ngegandol mereka.

Minggu, Mei 21, 2023

100k km and still counting

Cerita dimulai pada akhir tahun 2015.  Pada saat itu aku putuskan untuk membeli road bike merk Polygon karena ternyata aku lebih sering menggunakan MTB ku untuk nanjak dibandingkan dengan gowes masuk single track. Harapannya sih ganti road bike bisa lebih cepat untuk nanjak dan bisa explore rute lebih jauh lagi. Pilihan jatuh ke Polygon Helios A8 tahun 2013 yang sudah discontinue. Lumayan karena barang sisaan, jadi dapet diskonan. Harganya dulu sekitaran Rp 22.5jt an, worth it sih menurutku, group set juga sudah Ultegra walaupun masih menggunakan 10 speed.

Rabu, April 26, 2023

Yang Tersisa dari Audax Solo 400K

Audax Solo 400K yang diadakan di akhir bulan Februari lalu memberikan pengalaman yang cukup berkesan buatku. Dari beberapa kali mengikuti event Audax, mungkin Solo 400K ini yang benar-benar menguji mentalku untuk menyelesaikan tantangannya dibawah waktu Cut off Time (CoT). 
Dari mulai gowes yang niat awalnya asal bisa finish dibawah CoT, menjadi gowes endurance strength dengan pace cepat karena ketemu dengan rombongan tim Sport Gel, hingga nyaris celaka di turunan curam, kena musibah ban bocor dan diakhiri crash di dini hari nabrak ibu-ibu yang mau ke pasar. Namun pada akhirnya dengan berbagai cobaan diatas aku berhasil menyelesaikan event ini  pukul 04:30, 3.5 jam sebelum CoT.

Minggu, Januari 22, 2023

Wishlist dan Harapan di 2023

Di tahun 2023 ini, aku memiliki beberapa wishlist yang diharapkan bisa tercapai. Tadinya ingin menulis resolusi, tetapi jujur aku tidak terlalu menyukai istilah resolusi karena terkesan terlalu agresif dan seolah di tahun-tahun sebelumnya aku memiliki masalah yang harus kudapatkan solusinya di tahun 2023 ini. Di tahun ini aku ingin lebih natural saja, let it flow saja. Ada beberapa target jangka panjang, dan aku tidak ingin terlalu terburu-buru untuk mengejarnya. Menyeimbangkan antara mengejar target dan menikmati apa yang sudah ada adalah salah satu hal yang ingin kulakukan di tahun ini. Konsistensi lah yang lebih penting daripada sekedar mengejar resolusi yang sifatnya sekali saja.

Untuk harapan-harapanku di tahun ini, aku akan menuliskannya menjadi lebih spesifik sehingga akan lebih mudah untuk menilai tingkat keberhasilannya di akhir tahun nanti.

Rabu, Januari 04, 2023

Recap 2022: My Best Year so far

Tahun 2022 telah berakhir, dan sejauh ini 2022 menjadi tahun terbaik yang pernah kujalani. Ada beberapa pencapaian yang menurutku bisa dijadikan sebagai milestone dan layak untuk dirayakan.  Could I have done it better? Tentu saja. Banyak pelajaran yang kupetik dan memberikan ruang untuk kuperbaiki di waktu yang akan datang. Namun secara umum, aku sudah cukup puas. Sejujurnya, aku lebih menyukai jalanan yang berliku dan mungkin jarang dilalui orang, jadi walaupun hasilnya kurang sesuai ekspektasi, setidaknya aku mendapat pengalaman baru.

Minggu, Juli 11, 2021

Geopark Ciletuh Marathon Cycling 2021

Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 19 Juni aku mengikuti event gowes Geopark Ciletuh Marathon Cycling 2021 (GCMC 2021). Beruntung aku mendapat informasi mengenai event ini dari salah seorang temanku sehingga bisa ikut mendaftar. Sudah cukup lama juga aku ingin menjajal rutenya setelah mendengar testimoni positif dari teman-temanku yang sebelumnya sudah pernah gowes ke Ciletuh. Katanya rutenya cukup menantang namun pemandangannya sangat oke.

Selasa, Juni 01, 2021

7 Tingkat dalam Kebebasan Finansial

Setelah membaca Financial Freedom karya Grant Sabatier, aku merasa perlu menuliskan kembali beberapa hal yang kuanggap penting dari buku ini. Pada awalnya aku tidak memiliki ekspektasi terlalu tinggi pada buku ini, namun setelah selesai kubaca semuanya, buku ini memberikan cukup banyak inspirasi terkait dengan rencanaku dalam mencapai kebebasan finansial dan pensiun lebih cepat. Selain itu, karena ada cukup banyak kesamaan antara pandanganku terkait dengan kebebasan finansial dengan apa yang ditulis, ini setidaknya memberikan dukungan moral dan membuatku lebih percaya diri bahwa rencanaku ini memang bisa dieksekusi, tidak sekedar rencana diatas kertas saja.