Selasa, Januari 17, 2017

Kontemplasi & Catatan 2016

Tahun 2016 telah berlalu, dan seperti biasa banyak hal-hal yang bisa dijadikan bahan perenungan untuk perbaikan kedepannya. Melalui tulisan ini, aku ingin berbagi cerita terkait dengan kejadian-kejadian yang kuanggap cukup penting, beberapa pencapaian, serta harapan-harapan yang tidak tercapai di tahun 2016 lalu.

Sejujurnya, di tahun 2016 ini tidak terlalu banyak target yang ingin aku capai. Kesalahanku yang paling fatal mungkin karena memang di tahun 2016 aku tidak membuat resolusi secara spesifik seperti tahun sebelumnya. Jadi ya pencapaian yang ada tidak bisa aku ukur dan dibandingkan dengan target yang sudah ditentukan. Namun demikian di awal tahun aku memiliki target terkait dengan aktivitas bersepedaku yang sudah aku tentukan secara spesifik dan akan kuulas disini.

Jumat, Januari 06, 2017

Gowes Perdana 2017

Bintaro Loop menjadi rute gowes perdana ku di tahun 2017 ini. Tidak seperti tahun lalu ketika gowes perdanaku masuk trek JPB dengan MTB ku, gowes perdana kali ini aku lebih memilih menggunakan road bike dan muter-muter saja di Bintaro Loop. Tadinya sih mau gowes di hari Rabu, dan karena itungannya di hari itu tidak ada jadwal peloton yang biasa gowes di Bintaro Loop, rencanaku mau gowes santai saja. Namun apa daya pagi-paginya hujan deras. Abis shubuh ya mendingan tarik selimut deh.

Jadilah gowes perdananya bergeser ke hari Kamis, dimana aku bisa gowes bareng dengan rombongan yang lain. Pada awalnya, gowesnya cukup santai dengan kecepatan rata-rata 30km/jam. Namun di tengah-tengah tiba-tiba ada rider yang melaju kencang yang diikuti oleh beberapa anggota peloton yang lain sehingga pelotonnya menjadi rusak. Akhirnya pun aku mengikuti rombongan peloton yang lebih cepat tersebut, namun apa daya, nggak kuat bo. Gara-garanya aku ngikut di belakang salah satu rider namun aku tidak sadar kalau rider ini sudah lumayan tertinggal dari peloton di depannya. Tambah susah deh, mending nyerah aja dan ngikut peloton yang lebih lambat.

Walaupun peloton di belakang lebih lambat, namun berhubung sudah jalan 1 jam, kecepatannya sudah mulai tinggi. Perkiraanku kecepatan rata-ratanya diatas 35km/jam. Dan di beberapa segmen bisa mencapai 40km/jam. Beruntung aku masih bisa mengikuti, paling nggak heart rate ku masih di Zona 3. Pada akhirnya sekitar jam 8, rombongan pelotonku bubar, dan aku jarak yang aku tempuh sekitar 68km dalam waktu 2 jam. Lumayan kecepatan rata-ratanya 34km/jam, dan mendapat 10 PR di Strava. Not bad lah untuk gowes perdana.