Tulisan ini kubuat sebagai catatan pribadiku, tidak kumaksudkan untuk mencari justifikasi dan validasi. Aku hanya ingin mencoba sedikit membuka diri tentang kepribadianku, caraku berpikir, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarku.
Rasanya sudah lama ingin menulis artikel terkait dengan tipe kepribadianku. Namun karena bingung mulai dari mana, akhirnya keinginan itu pudar bersama dengan waktu. Hingga pada akhirnya sekarang aku merasa harus menuliskannya karena terpikir untuk membuat seri tulisan yang berhubungan. Jadi mau tidak mau mesti ditulis dulu tulisan pembukanya agar tulisan-tulisan berikutnya bisa dilanjutkan dengan lebih mudah.
Entah sejak kapan aku berhasil mengidentifikasi kalau aku adalah seorang INTJ. Sebelum aku mempelajari tipe-tipe personality MBTI dan mengetahui kalau tipeku adalah INTJ, aku merasa kalau aku adalah bagian dari outlier, merasa tidak cocok/fit dengan lingkungan sekitar. Cara berpikirku seringkali berbeda dengan teman-temanku. Keluargaku bahkan men-cap aku tipe orang yang tidak mau bersosialisasi dengan orang lain, dan menganggap itu tidak normal. Well.. aku merasa berbeda sendiri karena mungkin tipe kepribadian ini terhitung langka, jadi tak banyak teman yang kurasa memiliki tipe kepribadian yang serupa. Ketika itu aku berpikir bahwa “kurang sosial” dan memiliki perilaku yang berbeda dengan lingkungan sekitar adalah “aneh”. Tekanan dari sekitar membuat aku berpikir demikian dan berusaha untuk memenuhi ekspektasi orang lain, yang tentunya terasa sangat berat karena seolah aku harus berubah menjadi bukan diriku sendiri.
