Minggu, Desember 31, 2023

Catatan Invetasi 2023


Rapor investasiku di tahun 2023 ini bisa dibilang kurang memuaskan. Di saat kinerja IHSG menguat sebeser 6.2% sepanjang tahun 2023, portfolioku hanya tumbuh 4.4%. Penurunan ini  otomatis menurunkan angka CAGR portfolio yang mulai ku track sejak tahun 2020, dimana pada tahun 2022 CAGR yang kudapatkan sebesar 55.5% turun menjadi 40.7% di tahun 2023. Untuk ukuran investasi selama 4 tahun angka ini tentunya masih oke banget, namun demikian jika kinerja portofolioku kedepannya jeblok terus, tentunya ini akan menurunkan CAGR di tahun-tahun berikutnya.

364 Days Active in 2023

Ada sebuah harapan di awal tahun untuk bisa konsisten berolahraga setiap hari selama minimal 30 menit. Walaupun harapan ini tidak masuk menjadi resolusiku di tahun 2023, namun aku tetap mencoba komit untuk terus beraktivitas. Terkadang badan kurang fit pun tetap aku paksakan, yang biasanya malah membuat tubuh menjadi bugar kembali. Menyisihkan waktu 30 menit setiap hari untuk bergerak sebenarnya bukan hal yang sulit, tantangan terbesarnya adalah bisa berapa lama kita terus konsisten melakukannya tanpa terputus.

Selasa, Desember 26, 2023

Yang Tersisa dari Jabar Loop

Pada tanggal 9-12 Desember lalu, aku berhasil menyelesaikan gowes melewati rute Jabar Loop, yang menjadi salah satu resolusiku di tahun 2023. Rencana awalnya, rute ini akan aku jajal bersama Om Ewin, teman gowes yang kukenal ketika Audax YUCC 1200K 2022 lalu. Namun karena beberapa hal, rencana ini belum terlaksana hingga mendekati akhir tahun 2023. Rute Jabar Loop yang kugambar waktu itu memiliki jarak tempuh sekitar 950km an dengan rute memutari Jawa Barat, melewati pesisir pantai selatan dan utara berlawanan dengan arah jarum jam.

Nah bagaimana ceritanya akhirnya aku bisa memiliki nyali untuk menyelesaikan rute ini? Berawal dari kiriman di sebuah grup WA untuk mengikuti challenge #seceng yang diadakan oleh akun pelotonrocket di Instagram, dimana challenge nya adalah gowes minimal sejauh 1000km selama 10 hari dari tanggal 8 s/d 17 Desember 2023. Waktu itu masih mikir-mikir karena jujurly lagi nggak pengen gowes jauh-jauh. Jarak 1000km buat 10 hari ini jelas perlu rada all out minimal di weekend. Weekday paling paling gowes tipis-tipis saja sekedar nambah-nambah kilometer.

Tetiba oleh penyelenggara acaranya aku dimasukkan ke group Strava untuk challenge ini, padahal aku belum daftar 🤣, yang akhirnyaaku jadi malah merasa ter-challenge. Aku lalu berpikir rute mana yang bisa dipake untuk minggat, yang jelas aku agak malas kalau hanya nge-loop saja di Bintaro hanya untuk mengejar jarak. Banten Loop? Jujur rada kapok, lagipula sudah pernah juga. Akhirnya terbersit Jabar Loop yang kebetulan sudah masuk wishlist dari dulu. Sejujurnya mikir-mikir juga dengan rute ini karena elev gain nya sekitaran 8000m ++ yang tentunya bakalan menguras tenaga. Dan karena jaraknya cukup jauh, perlu spare waktu 4 hari untuk menyelesaikannya.

Pada awalnya kepikiran buat gowes sendiri, tapi somehow rada ngeri kalau malam-malam hutan sendirian. Singkat cerita, salah satu teman gowes ultra,m Terry mau menemani, setelah sebelumnya kuracunin juga buat daftar di challenge #seceng nya. Setelah waktu eksekusinya fixed diputuskan di tanggal 9-11 Desember, kita coba mengajak salah satu goweser yang demen gowes jauh juga, Om Peter, yang sayangnya ternyata pada hari H sudah ada agenda lain. Jadi akhirnya kami gowes berdua saja.

Rabu, Desember 06, 2023

Yang Tersisa dari Audax Yogyakarta 1000K

rute YUCC 2023 1000K
Pada bulan September lalu, aku mengikuti Audax Yogya 1000K yang menjadi event terakhir untuk Super Randonneur 2023. Jika di event-event sebelumnya peserta akan dikonfirmasi terlebih dahulu untuk partisipasinya, di audax kali ini panitia langsung mengirimkan email konfirmasi keikutsertaan peserta dalam event ini. Jika bukan karena aku sudah mendaftar di Super Randonneur, mungkin aku tidak akan mengikuti event ini. Entah, pada saat itu moodku sedang kurang bagus untuk mengikuti acara long ride seperti ini.

Seminggu sebelum event

Seminggu sebelum acara, aku ada acara kantor ke luar kota. Berhubung nggak bawa sepeda aku mencoba untuk berolahraga jogging. Tak disangka sesi lari pagi yang hanya berlangsung sekitar 40 menit ini membawa penderitaan. Baru berlari sekitar 2-3km paha kiriku sakit, mungkin memang karena tak terbiasa lari. Kupaksakan terus berlari hingga finish, beberapa kali gejala sakitnya hilang timbul. Namun pada akhirnya kakiku lumayan sakit, dipakai berjalan lumayan effort.

persiapan pada H-1

Keesokan harinya aku gowes, baru beberapa menit kakiku langsung ngambek, sakit. Bahkan aku coba mengayuh pelan-pelan pun tetap sakit. Sepertinya olahraga lari sehari sebelumnya membuat otot kakiku cedera lumayan parah, sehingga dipakai olahraga lain pun yang kurasa tidak menggunakan otot yang sama, jadi tidak bisa karena menahan sakit. Kondisi ini berlangsung beberapa hari sampai aku lumayan panik, karena event audax akan berlangsung dalam beberapa hari kedepan.


Pada akhirnya di H-2 aku mencoba kembali gowes pelan-pelan dan hasilnya cukup oke. Aku bisa bertahan paling nggak 1 jam tanpa ada gejala aneh-aneh. Akhirnya kuputuskan untuk tetap mengikuti event audax namun dengan ekspektasi rendah. Jika nanti terjadi apa-apa dengan kakiku, aku tidak akan memaksakan diri.

Senin, Desember 04, 2023

Catatan Liburan ke Ambarawa & Dieng - Day 4

Karena hari ke-4 ini adalah hari terakhir kami di Dieng, aku sengaja tidak mengambil rute yang jauh untuk gowes. Rute yang kupilih kali ini adalah Dieng - Tambi PP, dengan jarak yang relatif pendek 30km saja yang bisa kuselesaikan dalam waktu kurang dari 3 jam termasuk foto-foto di area kebun teh daerah Tambi dan di area dekat Batu Angkruk yang seharusnya kami kunjungi di hari sebelumnya. Pagi itu cuaca cukup cerah, sehingga ketika menuruni Dieng menuju Tambi aku bisa melihat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari kejauhan.

Pemandangan menuju Tambi

Rabu, November 29, 2023

Catatan Liburan ke Ambarawa & Dieng - Day 3

Seperti biasa, aku mengawali aktivitas hariku dengan bergowes ria. Rute yang kupilih di hari ke-3 ini adalah Dieng-Bawang PP dimana jaraknya hanya sekitaran 35km PP. Tadinya hendak mengamil rute yang nge-loop melewati Bawang, namun karena takut nantinya terlalu lama kupikir akan lebih bijak jika aku mengambil rute pendek sehingga waktu berlibur bersama keluargaku bisa lebih lama.

Rute Dieng-Bawang ini cukup menarik karena melewati Tol Kahyangan, yang merupakan salah satu destinasi wisata di Dieng. Tol Kahyangan ini bukan jalan tol ya, tetapi jalanan cor yang kiri kanannya adalah lembah, jadi pemandangannya jelas oke banget. Namun demikian rute kesini cukup menantang, entah ya bawa mobil kesini aku juga mungkin mikir-mikir karena jalanannya cukup sempit dan ada jurangnya pula.

Minggu, November 26, 2023

Catatan Liburan ke Ambarawa & Dieng - Day 2

suhu nya 6° C
Hari ke-2 kuawali dengan gowes PP ke arah Kajen. Karena jarak Dieng-Kajen cukup jauh, kurang lebih 70-80km, aku putuskan untuk mencari rute yang kira-kira PP bisa dapat fondo 100km, jadi hanya sampai sekitaran Pagilaran. Start gowes sekitar jam 6 pagi, suhu udara diluar sangat dingin menurut ukuranku, 6 derajat celcius. Dengan cuaca seperti ini, gowes sebentar saja rasanya berat di paru-paru, mungkin karena tidak terbiasa menghirup udara yang begitu dingin. Namun karena rute yang kuambil menuruni dataran tinggi, jadi kupikir semakin jauh aku dari Dieng seharusnya suhunya semakin naik.

Kamis, November 23, 2023

Catatan Liburan ke Ambarawa & Dieng

Setelah tertunda entah berapa lama, akhirnya aku sekeluarga berkesempatan untuk liburan ke Dieng. Dieng menjadi salah satu wishlist destinasi yang ingin kami kunjungi sejak beberapa tahun ke belakang, dan akhirnya baru bisa tereksekusi di akhir bulan Juni lalu bertepatan dengan waktu liburan sekolah anak-anak. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan di internet, banyak spot wisata yang bisa kami kunjungi di Dieng. Selain itu, aku juga berencana untuk mencoba beberapa rute tanjakan di daerah sekitaran Dieng. Dengan pertimbangan ini pada akhirnya, kami memutuskan untuk mengambil waktu liburan agak lama, yaitu selama 4 hari. Seandainya bukan karena rencana untuk mengikuti RUPS nya Samudera Indonesia di tanggal 28 Juni, mungkin akan ku-extend liburanku hingga waktu Idul Adha.

Minggu, Juli 16, 2023

Yang Tersisa dari Audax Bekasi 300K

Audax Bekasi 300K yang diadakan pada tanggal 18 Maret 2023 lalu sedikit berbeda dari biasanya. Ekspektasiku rutenya tidak akan berbeda jauh dengan Audax Bekasi yang diadakan 1 dan 2 tahun sebelumnya, dimana rutenya akan melewati waduk Cirata lalu menuju Purwakarta dan kembali menuju Bekasi melalui rute Pantura. Jadi lebih banyak bermain di arah sebelah timur kota Bekasi. Tak disangka-sangka ternyata diluar perkiraanku: ke arah Bogor menuju daerah Rangkas Bitung dan kembali lagi ke Bekasi. 

Begitu tahu rutenya seperti ini satu minggu sebelumnya, aku jadi tidak terlalu bersemangat karena rutenya melalui daerah Bogor yang cukup ramai dengan angkot, kemudian rutenya juga melalui daerah Rumpin yang terkenal dengan jalanan agak jelek dan banyak truk, dan yang terakhir rutenya dilewati daerah Jakarta dan kembali lagi ke Bekasi melalui rute Kalimalang. Terdengar bukan rute yang menyenangkan untuk gowes. Apalagi ini eventnya diadakan di hari Sabtu dimana jalanan bakalan ramai dan macet.

Selasa, Juni 06, 2023

Yang Tersisa dari Audax Bogor 200K

Audax Bogor 200K yang diadakan pada tanggal 20 Mei lalu mengambil rute yang relatif bersahabat dan tidak terlalu aneh-aneh: start dari apartmen  Royal Sentul Park, kemudian melewati Depok, Puspitek, Tenjo, Jasinga, Cigudeg, Leuwiliang, dan kembali lagi ke titik start. Dengan elevation gain sekitar 1100m, jalanannya didominasi oleh rute flat, rolling, dan ada satu tanjakan yang tidak terlalu panjang dari arah Cigudeg ke Leuwiliang.

Seperti biasa, aku menyiapkan 2 plan untuk menyelesaikan event ini. Plan A: Gowes dengan pace ku sendiri dimana nggak pengen terlalu nge push juga, namun dengan ekspektasi di tiap CP hanya berhenti untuk scan CP dan refuel kalau memang diperlukan. Dengan rencana ini, aku menyiapkan hydration vest dengan kapasitas 2 liter. Sementara itu untuk Plan B: kalau kesamber sama peloton Sport Gel ya aku akan coba ikut gandol.

Dari awal start aku nggak grasak-grusuk, malah akhirnya ketemu temen kantor ga sampe 1km dari titik start. Akhirnya kuputuskan untuk gowes barengan aja sambil ngobrol-ngobrol. Rencananya awalnya sih begitu ketemu jalan Juanda yang ke arah Depok aku akan gowes duluan karena pace nya temenku ini juga lebih santai. Setelah gowes bareng sejauh kurang lebih 30km, pas banget ini sebelum berbelok ke jalan Raya Bogor, tetiba Om Lucky & Munir dari Sport Gel lewat dan menyapa, jadilah rencana berubah ke plan B. Aku ijin duluan ke temenku, dan langsung ugal-ugalan ngegandol mereka.

Minggu, Mei 21, 2023

100k km and still counting

Cerita dimulai pada akhir tahun 2015.  Pada saat itu aku putuskan untuk membeli road bike merk Polygon karena ternyata aku lebih sering menggunakan MTB ku untuk nanjak dibandingkan dengan gowes masuk single track. Harapannya sih ganti road bike bisa lebih cepat untuk nanjak dan bisa explore rute lebih jauh lagi. Pilihan jatuh ke Polygon Helios A8 tahun 2013 yang sudah discontinue. Lumayan karena barang sisaan, jadi dapet diskonan. Harganya dulu sekitaran Rp 22.5jt an, worth it sih menurutku, group set juga sudah Ultegra walaupun masih menggunakan 10 speed.

Rabu, April 26, 2023

Yang Tersisa dari Audax Solo 400K

Audax Solo 400K yang diadakan di akhir bulan Februari lalu memberikan pengalaman yang cukup berkesan buatku. Dari beberapa kali mengikuti event Audax, mungkin Solo 400K ini yang benar-benar menguji mentalku untuk menyelesaikan tantangannya dibawah waktu Cut off Time (CoT). 
Dari mulai gowes yang niat awalnya asal bisa finish dibawah CoT, menjadi gowes endurance strength dengan pace cepat karena ketemu dengan rombongan tim Sport Gel, hingga nyaris celaka di turunan curam, kena musibah ban bocor dan diakhiri crash di dini hari nabrak ibu-ibu yang mau ke pasar. Namun pada akhirnya dengan berbagai cobaan diatas aku berhasil menyelesaikan event ini  pukul 04:30, 3.5 jam sebelum CoT.

Minggu, Januari 22, 2023

Wishlist dan Harapan di 2023

Di tahun 2023 ini, aku memiliki beberapa wishlist yang diharapkan bisa tercapai. Tadinya ingin menulis resolusi, tetapi jujur aku tidak terlalu menyukai istilah resolusi karena terkesan terlalu agresif dan seolah di tahun-tahun sebelumnya aku memiliki masalah yang harus kudapatkan solusinya di tahun 2023 ini. Di tahun ini aku ingin lebih natural saja, let it flow saja. Ada beberapa target jangka panjang, dan aku tidak ingin terlalu terburu-buru untuk mengejarnya. Menyeimbangkan antara mengejar target dan menikmati apa yang sudah ada adalah salah satu hal yang ingin kulakukan di tahun ini. Konsistensi lah yang lebih penting daripada sekedar mengejar resolusi yang sifatnya sekali saja.

Untuk harapan-harapanku di tahun ini, aku akan menuliskannya menjadi lebih spesifik sehingga akan lebih mudah untuk menilai tingkat keberhasilannya di akhir tahun nanti.

Rabu, Januari 04, 2023

Recap 2022: My Best Year so far

Tahun 2022 telah berakhir, dan sejauh ini 2022 menjadi tahun terbaik yang pernah kujalani. Ada beberapa pencapaian yang menurutku bisa dijadikan sebagai milestone dan layak untuk dirayakan.  Could I have done it better? Tentu saja. Banyak pelajaran yang kupetik dan memberikan ruang untuk kuperbaiki di waktu yang akan datang. Namun secara umum, aku sudah cukup puas. Sejujurnya, aku lebih menyukai jalanan yang berliku dan mungkin jarang dilalui orang, jadi walaupun hasilnya kurang sesuai ekspektasi, setidaknya aku mendapat pengalaman baru.