Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 07, 2017

Catatan Liburan ke Pangandaran

sunset di Pangandaran
Perjalanan Berangkat
Aku dan anak-anak berangkat jam 3 pagi di hari Sabtu. Perjalanan masih cukup panjang karena harus menjemput istriku dulu di Bandung dan kemudian mampir dulu di Ciamis untuk membeli abon untuk oleh-oleh sekaligus bertemu dengan teman lamaku. Tak lupa aku mengunjungi Bakso langgananku ketika SMA dulu.

Jika ditotal sih waktu yang diperlukan sekitar 12 jam, termasuk melipir sebentar si Bandung, dan beristirahat kurang lebih 2 jam di Ciamis. Seandainya nggak mampir-mampir dulu, tentunya bisa lebih cepat. Dan karena perjalanannya didominasi di pagi dan siang hari, jalanannya pun ramai.

Selasa, Juli 05, 2011

Ekspresi Quanta


Akhirnya berhasil juga mengabadikan beberapa ekspresi dede Quanta dalam beberapa jepretan. Dari ekspresi penasaran, bengong, nangis, tertawa, hingga tertawa lepas. Nggak rugi memang punya lensa fix 35mm. Walaupun terhitung sebagai lensa murah, tapi untuk memotret bayi, far more beter lah dibandingkan dengan lensa fix ku yang 85mm. Tak sabar untuk bisa mengabadikan momen-momen yang lain nih.

Minggu, Januari 02, 2011

Tersembunyi diantara dedaunan


Pulang kampung memang tidak bisa dilewatkan begitu saja tanpa berburu objek-objek makro seperti belalang pada foto diatas. Kampung halaman yang jauh dari keramaian kota menjadi tempat yang cocok untuk berburu serangga. Untuk memaksimalkan efek blur pada dedaunannya, aku gunakan f3,2, bukaan maksimum yang dapat dihasilkan oleh lensa macroku pada saat itu.

Sabtu, Oktober 17, 2009

Unfinished Bridge

Foto ini aku ambil di Putrajaya, sebuah kawasan pusat pemerintahan yang letaknya tak terlalu jauh dari Kuala Lumpur. Ketika senja tiba, semua pemandangan dan arsitektur seperti ini terlihat begitu indah. Hanya sayangnya saja ketika gampar ini aku ambil, aku belum mempersiapkan tripod agar efek air di danau buatannya tak terlihat kaku. Momen seperti memang tak berlangsung lama. Tak berapa lama setelah mengambil foto ini aku mengambil dan mempersiapkan tripod. Namun matahari sudah semakin tenggelam, sehingga langit yang semula jelas terlihat biru kemerahan menjadi gelap.

Putrajaya dapat ditempuh dari Kuala Lumpur dalam waktu kurang dari 30 menit. Karena kawasan ini adalah pusat kantor-kantor pemerintahan, yang termasuk didalamnya kantor Perdana Menteri, ketika hari libur tiba, kota ini tampak seperti kota mati. Jalanan begitu lengang dan kosong. Kalau ada kota semacam ini di Indonesia, pasti sudah dipenuhi orang-orang yang pacaran karena saking sepinya, dan jalanannya digunakan untuk balapan liar. Dengan arsitektur bangunan yang terhitung baru, yang menurut informasi dibangun sekitar 10 tahun yang lalu ketika Malaysia sedang berada pada jaman keemasannya, ditambah dengan lengangnya kota, plus suasananya yang aman, kota ini cocok untuk fotografer yang demen mengambil foto-foto arsitektur: dari mulai kantor Perdana Menteri, Mesjid Rayanya, plus bangunan-bangunan lain.

Di tengah-tengah kota, dibuat danau buatan yang lumayan besar. Dan setahuku sampai ada wisata perahunya juga. Di tengah-tengah danau dibangun beberapa jembatan, yang aku taksir minimal ada 4 lah yang menyeberangi danau ini. Salah satunya adalah jembatan yang ada dalam fotoku diatas. Entah mengapa jembatan ini tak diselesaikan. Untuk sebuah negara kaya seperti Malaysia kurasa nggak banget kalau alasannya karena kekurangan dana. Atau mungkin sengaja tidak diselesaikan karena objeknya menarik untuk para fotografer yang berkunjung.

Rabu, September 17, 2008

Alone...


kebun raya bogor

Nikon D80
AF-S VR Micro 105mm f/2.8G IF-ED
ISO 100
Aperture F/3
Focal length 105mm
Exposure 1/400

Fresh


kebun raya bogor

Nikon D80
AF-S VR Micro 105mm f/2.8G IF-ED
ISO 100
Aperture F/8
Focal length 105mm
Exposure 1/400

Daun Jambu


depok

Nikon D80
AF-S VR Micro 105mm f/2.8G IF-ED
ISO 125
Aperture F/3.5
Focal length 105mm