Karena ini adalah hari terakhir kami di Belitung, tak banyak aktivitas yang kami lakukan. Terlebih lagi istriku di hari itu ada meeting zoom di pagi hari yang menyebabkan kami baru bisa check out dari hotel jam 10 pagi, sementara jadwal pesawat kami ke Jakarta jam 1 siang. Waktu yang efektif hanya tersisa 2 jam. Pada awalnya kami berniat untuk mengunjungi representasi rumah adat, namun karena waktunya mepet di hari itu kami putuskan untuk mampir ke toko oleh-oleh, makan siang di Mie Ayam Bangka dan lanjut ke bandara.
Mie Ayam Bangka Laura
Karena sudah cukup bosan dengan menu makanan khas Belitung selama 4 hari terakhir, di hari ke-5 ini kami ingin mencicipi menu yang sedikit berbeda. Karena Pulau Belitung dekat dengan Pulau Bangka, yang kami ingat pertama adalah Mie Bangka. Jadi lah di hari itu kami meminta tour guide kami untuk mampir dulu di Mie Ayam Bangka yang paling direkomendasikan berdasarkan Google Maps: Mie Ayam Bangka Laura.
![]() |
| Mie Ayam Bangka Laura |
Walaupun secara harga terbilang standar dan tidak mahal, namun secara rasa saja menurutku mie ayamnya biasa saja. Entah apakah memang rasanya seperti itu ataukah pas hari itu saja rasanya mungkin agak ter-downgrade. Sedikit mengecewakan, namun tidak bisa dibilang rasanya tidak enak juga sih, lebih ke B aja, tidak ada yang spesial. Namun setidaknya rasa penasaran kami untuk makan menu yang bukan khas Belitung sudah terpenuhi.
Penutup
Edisi liburan kali ini sangat memuaskan walaupun tidak perlu cuti hingga 1 minggu full. Dibandingkan dengan liburanku sebelumnya road trip ke Bali, liburan kali ini tidak terlalu melelahkan, karena nggak perlu nyetir sendiri. Dan dari sisi biaya keseluruhan, jelas lebih murah, baik dari akomodasi dan transport. Yang disayangkan adalah cuaca di hari ke-3 yang kurang bersahabat, sehingga foto-foto ketika disana kurang maksimal.
Beberapa catatan, opini, dan persepsiku yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan:
- Hotel. Kami menginap di Fairfield By Mariott. Hotelnya oke, variasi menu sarapannya menurutku sudah cukup namun mungkin tidak sebanyak di hotel bintang 5. Setiap hari ada pilihan menu khas Belitung.
- Harga Paket vs yang didapat. Menurutku worth it banget. Destinasi utama wisata di Belitung bisa ter-cover semua. Itinerary fleksibel, tour guide nya juga ramah.
- Menu makanan diluar sarapan: worth it. Paketnya sudah termasuk makan siang dan makan malam. Tadinya kupikir ya menu makanannya paling standar. Ternyata diatas ekspektasi: menu untuk ber-4 terhitung berlimpah, walaupun variasi jenis lauk tak banyak, namun terhitung kebanyakan untuk 4 orang. Selain itu pasti ada menu seafood. Resto tempat kami makan juga tak pernah sama setiap kunjungan, dan menu yang disajikan selalu ada masakan khas Belitung nya. Walaupun lidahku mungkin belum terbiasa, namun masih oke dan nggak ada masalah.
- Trip ke Leebong: menurutku agak kurang worth it kalau dicompare dengan harganya. Terlebih lagi kalau cuacanya panas dan lembab, bikin agak nggak betah lama-lama.
- Foto-foto dan dokumentasi: Paketnya sudah termasuk dokumentasi dan foto-foto yang diambil oleh tour guide kami menggunakan kamera mirrorless. Namun demikian mungkin karena kameranya sudah keseringan dipakai, jadi entah lensa atau sensornya agak kotor, beberapa foto yang diambil tampak kurang jernih. Mungkin kemarin bakalan lebih worth it kalau kupinjami saja kameraku buat nge foto-foto in aktivitas kami.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar