Telah lama aku menyadari bahwa diriku adalah seorang introvert. Dari sejak dulu kala aku paling benci dengan keramaian dan bertemu dengan orang-orang baru. Sebaliknya, aku lebih senang menghabiskan waktuku sendirian: membaca buku/artikel, menulis, dan sekelumit aktivitas lainnya yang bisa memaksaku untuk fokus dan tidak perlu melibatkan kontak dengan orang lain. Kalaupun harus bertemu dengan orang lain, biasanya mereka adalah orang-orang yang sudah aku anggap dekat dan aku kenal dengan baik.
Senin, November 21, 2016
Sabtu, November 19, 2016
Sakit adalah Berkah
Di awal minggu ini, dengan terpaksa aku ijin tidak masuk kantor karena alasan sakit. Sehari sebelumnya, kepalaku tiba-tiba pusing dan malamnya demam tinggi. Aku pikir keesokan harinya kondisinya akan membaik setelah memutuskan untuk tidur lebih awal. Ternyata, di hari Senin pagi, sakitnya malah semakin menjadi. Demamnya tidak hilang, kepalaku masih pusing, ditambah diare pula. Rencana untuk mengerjakan pekerjaan secara remote pun hanya menjadi wacana, karena sakitnya membuat aku tidak bisa fokus dan berkonsentrasi.
Minggu, November 06, 2016
Positive Thinking
Beberapa waktu yang lalu, ada training Dale Carnegie dari kantor. Salah satu poin penting yang kudapat adalah pentingnya berpikir positif dalam menghadapi segala permasalahan. Ada poin-poin lain yang menurutku juga penting, namun menurutku ini adalah poin yang paling bisa diaplikasikan dalam lingkungan kantor. Terkadang masalah-masalah yang ada di kantor menuntut kesabaran dan tidak bisa diselesaikan secara cepat.
Selasa, Oktober 25, 2016
Gran Fondo Strava 2016
Melanjutkan tulisanku sebelumnya tentang aktivitas gowesku di tahun 2016, pada tulisan ini aku ingin berbagi cerita mengenai salah satu targetku: menuntaskan semua tantangan Granfondo Strava di tahun 2016. Berhubung tahun 2016 belum berakhir, aku akan menuliskan pencapaianku sampai tulisan ini dibuat, Oktober 2016. Nanti jika sudah lengkap semua akan aku perbaharui lagi.
Minggu, September 25, 2016
Aktivitas Gowes Sejauh ini
Well done.. tahun ini sudah memasuki bulan September, masih tersisa 3 bulan lagi hingga pergantian tahun. Dalam tulisan kali ini, aku ingin berbagi sedikit cerita tentang aktivitas seputar gowesku sejauh ini beserta beberapa pencapaian yang menurutku lumayan lah untuk permulaan dalam mencapai target berikutnya yang lebih menantang.
Minggu, Agustus 07, 2016
1 Minggu bersama Anak-anak
Sedikit late post. Seharusnya tulisan ini kuposting jauh-jauh hari sebelumnya. Namun apa daya, karena banyaknya godaan untuk mengerjakan yang lain, jadi ya gitu deh.
Lebaran telah berlalu, dan seperti biasanya minggu-minggu pertama setelah lebaran menjadi minggu yang cukup berat bagi sebagian besar pasangan suami istri yang dua-duanya bekerja dan memiliki anak kecil. Pengasuh anak pulang kampung. Yah.. inilah masalah umum yang terjadi, dan dialami oleh banyak orang setiap tahunnya. Seringkali pembantu/pengasuh anak tidak kembali lagi setelah lebaran. Mencari pengganti yang sesuai juga bukan pekerjaan waktu yang mudah, dan semuanya berburu dengan waktu: sisa cuti hingga hari masuk kantor tiba. Sebelum masuk kantor sudah harus ada penggantinya.
Lebaran telah berlalu, dan seperti biasanya minggu-minggu pertama setelah lebaran menjadi minggu yang cukup berat bagi sebagian besar pasangan suami istri yang dua-duanya bekerja dan memiliki anak kecil. Pengasuh anak pulang kampung. Yah.. inilah masalah umum yang terjadi, dan dialami oleh banyak orang setiap tahunnya. Seringkali pembantu/pengasuh anak tidak kembali lagi setelah lebaran. Mencari pengganti yang sesuai juga bukan pekerjaan waktu yang mudah, dan semuanya berburu dengan waktu: sisa cuti hingga hari masuk kantor tiba. Sebelum masuk kantor sudah harus ada penggantinya.
Rabu, Juli 13, 2016
Intellie Notes 2 aplikasi Penyimpan Catatan Serbaguna
Aplikasi Intellie Notes 2 saat ini telah menjadi salah satu aplikasi favoritku untuk menyimpan catatan-catatan sederhana di Macbook ku. Sebelumnya untuk menyimpan catatan yang kompleks, aku biasanya menggunakan aplikasi One Note yang tersedia dari paketan Microsoft Office. One Note aku akui sangat powerful karena bisa melakukan sinkronasi secara otomatis dengan perangkat lain seperti PC di Windows, maupun ke iPad ku. Namun demikian, aplikasi ini menurutku terlalu ‘berat’ jika hanya untuk menyimpan catatan-catatan sederhana seperti kode script ataupun teks yang tidak memerlukan formatting.
Senin, Juli 11, 2016
Cardiogram, Aplikasi Pencatat Detak Jantung
Sejak menggunakan Apple Watch, aku jadi sedikit peduli dengan heart rate ku atau istilahnya detak jantung. Apple Watch memiliki fitur untuk mengukur detak jantung secara otomatis dengan menggunakan teknologi photoplethysmography. Ketika digunakan, perangkat ini akan secara periodik mengukur detak jantungku, kalau nggak salah 10 menit sekali. Sementara, jika sedang digunakan untuk melakukan aktivitas olahraga, pengukurannya akan semakin sering, dalam 1 menit bisa beberapa kali, aku lupa tepatnya.
Data-data detak jantung ini kemudian akan dikirimkan ke iPhone dan bisa dilihat melalui aplikasi Health. Melalui aplikasi ini pengguna iPhone dapat melihat data-data historis detak jantung beserta data-data lainnya yang relevan dengan kesehatan, tergantung dari sensor eksternal yang terhubung dengan iPhone. Namun demikian melalui aplikasi bawaan Health ini, data yang ditampilkan kurang nyaman untuk dilihat karena hanya berupa angka saja, bayangkan jika Anda menggunakan Apple Watch seharian, data yang ditampillkan berupa angka sebanyak 144 record dengan interval 10 menit.
Data-data detak jantung ini kemudian akan dikirimkan ke iPhone dan bisa dilihat melalui aplikasi Health. Melalui aplikasi ini pengguna iPhone dapat melihat data-data historis detak jantung beserta data-data lainnya yang relevan dengan kesehatan, tergantung dari sensor eksternal yang terhubung dengan iPhone. Namun demikian melalui aplikasi bawaan Health ini, data yang ditampilkan kurang nyaman untuk dilihat karena hanya berupa angka saja, bayangkan jika Anda menggunakan Apple Watch seharian, data yang ditampillkan berupa angka sebanyak 144 record dengan interval 10 menit.
Gowes ke Cidampit
Beberapa bulan yang lalu aku beserta rombongan tim Spider gowes ke trek Cidampit, Serang. Acara gowes ini sebenarnya sudah direncakan jauh-jauh hari sebelumnya. Namun karena berbagai hal terus tertunda dan akhirnya baru terealisasikan di bulan Mei lalu. Dalam tulisan kali ini aku akan mencoba mengulas pengalamanku ketika gowes disana. Mumpung masih inget-inget dikit.
Start kesiangan gara-gara ada masalah dengan mobil pick up yang akan membawa sepeda para rombongan. Pada akhirnya baru jalan dari rumah jam 6 pagi dan itupun masih perlu menjemput beberapa orang lagi. Akhirnya kami sampai Serang sekitar jam 8:30, titik kumpulnya di alun-alun kota Serang. Seharusnya mobil diparkir di balaikota, namun karena ada acara pada saat itu, titik kumpul dan parkir mobil di kantor Telkom yang masih berada di lingkungan alun-alun.
Start kesiangan gara-gara ada masalah dengan mobil pick up yang akan membawa sepeda para rombongan. Pada akhirnya baru jalan dari rumah jam 6 pagi dan itupun masih perlu menjemput beberapa orang lagi. Akhirnya kami sampai Serang sekitar jam 8:30, titik kumpulnya di alun-alun kota Serang. Seharusnya mobil diparkir di balaikota, namun karena ada acara pada saat itu, titik kumpul dan parkir mobil di kantor Telkom yang masih berada di lingkungan alun-alun.
Sabtu, Juli 09, 2016
Strava vs Endomondo
Sejak membeli sepeda pertamaku, aku menggunakan aplikasi Endomondo untuk mencatat aktivitas bersepedaku. Baru beberapa bulan belakangan ini aku menggunakan Strava dan kepincut dengan fitur-fiturnya. Namun demikian bukan berarti aku beralih dari Endomondo ke Strava. Alih-alih, aku menggunakan kedua aplikasi ini secara berbarengan. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing aplikasi ini, sehingga menjalankan keduanya secara bersamaan dapat saling melengkapi.
Dalam tulisan kali ini aku akan mencoba mengulas perbedaan diantara keduanya. Dalam menggunakan kedua aplikasi ini, aku menggunakan edisi berbayar/premium. Namun demikian, tidak semua fitur-fitur premium ini aku butuhkan sehingga tidak aku ulas disini. Selain itu fokusku disini adalah mengulas dari perspektifku sebagai goweser.
Dalam tulisan kali ini aku akan mencoba mengulas perbedaan diantara keduanya. Dalam menggunakan kedua aplikasi ini, aku menggunakan edisi berbayar/premium. Namun demikian, tidak semua fitur-fitur premium ini aku butuhkan sehingga tidak aku ulas disini. Selain itu fokusku disini adalah mengulas dari perspektifku sebagai goweser.
Langganan:
Postingan (Atom)


