Beberapa waktu lalu, daya listrik di rumahku telah dinaikkan dari sebelumnya 1300VA menjadi 2200VA. Sebenarnya sih belum ada kebutuhan mendesak untuk menaikkan daya listrik ini. Sejauh ini tidak ada kendala terkait dengan penggunaan listrik di rumahku. Jarang sekali aku mengalami kondisi kelebihan beban yang menyebabkan listrik di rumah mati. Memang dari awal, aku dan istriku sudah berkomitmen untuk membeli barang-barang yang hemat listrik, untuk mengantisipasi kelebihan beban ketika perangkat tersebut digunakan bersamaan.
Namun, memang kedepannya aku berenana membeli perangkat yang membutuhkan daya listrik yang cukup besar, sehingga mau tidak mau daya listrik di rumahku aku naikkan. Terlebih lagi, saat ini sudah tidak ada lagi perbedaan tarif antara 1300VA dan 2200VA. Daya listrik 1300VA mulai tahun lalu sudah tidak disubsidi lagi.
Rabu, April 15, 2015
Menuju Sentul KM 0
Setelah rencana sebelumnya untuk bergowes ria ke Sentul KM 0 gagal, akhirnya minggu lalu rencana itu dapat tereksekusi. Peserta gowes kali ini kebanyakan berasal dari peserta gowes yang melalui rute Gunung Pancar sebelumnya. Berangkat dari rumah jam 5 lewat dan berkumpul di Ruko Graha Niaga pukul 6:30. Ada beberapa peserta gowes yang baru aku kenal disitu, dan ada pula peseeta gowes yang baru saja mengupgrade sepedanya, termasuk aku diantaranya :D.
Setelah hampir satu tahun bergowes ria, aku putuskan untuk mengupgrade sepedaku. Awalnya aku ragu apakah akan memilih sepeda yang full suspension yang memang ditujukan untuk masuk trek dan melibas medan yang cukup sulit ataukah cukup dengan sepeda hard tail namun ringan. Akhirnya aku memilih sepeda hard tail dengan frame karbon dengan pertimbangan aku akan lebih sering bersepeda di jalanan aspal dan masuk track yang ringan-ringan sekelas cross country saja. Dan kupikir dengan berat sepeda yang lebih ringan, rute dengan tanjakan ekstrim bisa aku lalui dengan lebih mudah.
Setelah hampir satu tahun bergowes ria, aku putuskan untuk mengupgrade sepedaku. Awalnya aku ragu apakah akan memilih sepeda yang full suspension yang memang ditujukan untuk masuk trek dan melibas medan yang cukup sulit ataukah cukup dengan sepeda hard tail namun ringan. Akhirnya aku memilih sepeda hard tail dengan frame karbon dengan pertimbangan aku akan lebih sering bersepeda di jalanan aspal dan masuk track yang ringan-ringan sekelas cross country saja. Dan kupikir dengan berat sepeda yang lebih ringan, rute dengan tanjakan ekstrim bisa aku lalui dengan lebih mudah.
Sabtu, Maret 21, 2015
Sentul.. I’m coming
Berangkat jam 5:30 dari rumah, sampai di Sentul jam 6:30, dan langsung ketemuan dengan temen-temennya tetanggaku di Sentul. Total kita ber-7, dengan berbagai latar belakang pekerjaan, dan berbagai macam sepeda juga.
Awalnya sih kita mau ke KM 0 (tempat ini pun aku nggak tahu ada dimana, yang penting ngikut ajah), namun karena di tengah jalan kita ketemu dengan biker yang kebetulan sendirian (sebut saja Pak Budi - bukan nama sebenarnya) dan doi mengajak untuk bergowes ria ke rute lain yang konon katanya lebih menantang, kita iyain aja ajakannya. Ketahuan banget dah kita rame-rame ke Sentul untuk hepi-hepi doang, nggak masalah rute yang diambil mau kemana. Rute ini akan melewati Gunung Pancar, yang saat itu aku juga nggak tahu tempatnya seperti apa.
Minggu, Februari 22, 2015
Resolusi dan Harapan di Tahun 2015
Well.. Tulisan ini mungkin bisa dibilang terlambat. Tahun 2015 sudah memasuki bulan ke-2, dan beberapa hari lagi, akan berganti ke bulan Maret. Namun demikian, menurutku tidak ada kata terlambat untuk menuliskan beberapa harapan dan resolusi yang ingin kucapai di tahun 2015 ini.
Jika melihat resolusiku di tahun 2014 lalu, rasa-rasanya resolusi di tahun 2015 ini tidak akan jauh berbeda. Pada dasarnya, aku merasa kurang kreatif dalam menentukan target, jadi tahun ini let it flow saja lah. Terlebih lagi, menurutku mempertahankan sesuatu yang sudah tercapai lebih sulit dibanding dengan mencapai sesuatu yang baru. Jadi, beberapa resolusiku di tahun ini adalah mempertahankan hal-hal baik yang sudah aku capai di tahun-tahun sebelumnya.
Jika melihat resolusiku di tahun 2014 lalu, rasa-rasanya resolusi di tahun 2015 ini tidak akan jauh berbeda. Pada dasarnya, aku merasa kurang kreatif dalam menentukan target, jadi tahun ini let it flow saja lah. Terlebih lagi, menurutku mempertahankan sesuatu yang sudah tercapai lebih sulit dibanding dengan mencapai sesuatu yang baru. Jadi, beberapa resolusiku di tahun ini adalah mempertahankan hal-hal baik yang sudah aku capai di tahun-tahun sebelumnya.
Sabtu, Februari 14, 2015
Catatan Keuangan 2014
Berdasarkan catatan keuanganku, secara finansial tahun 2014 dapat aku lalui dengan baik. Beberapa resolusi finansial dapat tercapai, dan alhamdulillah aku masih bisa menyisihkan sebagian uangku untuk investasi. Salah satu resolusi finansialku di tahun 2014 lalu adalah melunasi ¾ dari sisa cicilan rumah, dan aku bersyukur tidak hanya ¾ nya yang bisa aku lunasi, melainkan aku lunasi seluruhnya.
Kamis, Februari 05, 2015
Tips Mengelola Keuangan yang Baik
Walaupun secara teori cara-cara mengelola keuangan yang baik bisa dipelajari melalui berbagai sumber khususnya internet, namun pada prakteknya agak sulit untuk dilakukan. Untuk mengukur sejauh mana keberhasilannya, tentunya perlu dilakukan perbandingan antara apa yang kita lakukan dan orang lain lakukan. Nah, karena alasa tabu tadi nggak mungkin juga kan untuk melakukan survey secara mendetail ke teman-teman kita untuk mengetahui bagaimana mereka mengelola keuangannya dan kemudian membandingkan dengan diri kita sendiri. Sehingga jika ada pertanyaan seperti diatas pada sebuah forum, jawabannya cenderung normatif dan prakteknya bisa berbeda-beda bagi tiap individu.
Dalam konteks tulisan kali ini aku akan mencoba berbagi pengalamanku dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga. Aku bukanlah seorang financial planner, jadi monggo kalau ada yang mau dikoreksi ataupun ditambahkan.
Dalam konteks tulisan kali ini aku akan mencoba berbagi pengalamanku dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga. Aku bukanlah seorang financial planner, jadi monggo kalau ada yang mau dikoreksi ataupun ditambahkan.
Sabtu, Desember 13, 2014
How to Install SeedDMS on Ubuntu
SeedDMS is an open source document management system. In my opinion, its features are quite powerful, easy to use, but unfortunately lack of documentation. I guess the developers are too busy focusing on coding and forgetting how good documentation will help the others to install and use the application. After some trial and error, I’m finally able to install SeedDMS on my Ubuntu.
In this tutorial, I use latest Ubuntu server 14.10 (Utopic Unicorn) which can be downloaded via Ubuntu official website here and latest SeedDMS (version 4.3.13 ) which can be downloaded via sourceforge here. I assume you already installed Ubuntu and are familiar with Ubuntu environment.
In this tutorial, I use latest Ubuntu server 14.10 (Utopic Unicorn) which can be downloaded via Ubuntu official website here and latest SeedDMS (version 4.3.13 ) which can be downloaded via sourceforge here. I assume you already installed Ubuntu and are familiar with Ubuntu environment.
Rabu, Desember 10, 2014
Mencicip Teknologi 4G LTE Telkomsel
Tanggal 8 Desember 2014 lalu, Telkomsel resmi menggelar teknologi 4G LTE (Long Term Evolution) di dua tempat: Jakarta dan Bali yang tersebar di 200 titik. Layanan ini digelar di frekuensi 900Mhz dengan kecepatan yang ditawarkan hingga 36Mbps. Untuk dapat menikmati teknologi 4G ini, pengguna selain harus memiliki perangkat yang sudah mendukung teknologi 4G, juga harus menggunakan sim card khusus (USIM). Untuk mendapatkan USIM, pelanggan Telkomsel dapat menukarkan sim card nya dengan USIM di Grapari.
Perlu diingat, tidak semua perangkat/handphone yang telah mendukung 4G dapat digunakan untuk menikmati layanan 4G Telkomsel. Karena frekuensi 4G yang digunakan adalah 900 Mhz, maka hanya perangkat yang dapat beroperasi pada frekuensi tersebut saja yang dapat digunakan.
Perlu diingat, tidak semua perangkat/handphone yang telah mendukung 4G dapat digunakan untuk menikmati layanan 4G Telkomsel. Karena frekuensi 4G yang digunakan adalah 900 Mhz, maka hanya perangkat yang dapat beroperasi pada frekuensi tersebut saja yang dapat digunakan.
Selasa, Desember 02, 2014
How to Build DLNA Server using Raspberry Pi & Time Capsule
Background
Basically, you can build a DLNA server just using Raspberry Pi and external hard drive which contains your multimedia contents (movies, music, and pictures). Just plug the external hard drive to the Pi’s USB port, and you can just use Raspbmc OS or install other package which support DLNA server like minidlna.
Basically, you can build a DLNA server just using Raspberry Pi and external hard drive which contains your multimedia contents (movies, music, and pictures). Just plug the external hard drive to the Pi’s USB port, and you can just use Raspbmc OS or install other package which support DLNA server like minidlna.
Jumat, November 28, 2014
Terlalu Manis.. untuk dilupakan
“Terlalu manis.. untuk dilupakan
Kenangan yang indah bersamamu tinggal lah mimpi
Terlalu manis.. untuk dilupakan
Walau memang kita tak saling cinta, takkan terjadi… diantara kita”
Pas banget lagu tersebut dimainkan ketika suasana kantor sedang galau karena hujan deras di luar sana. Mengingatkanku pada masa-masa jaman SMP dulu, ketika menyanyikan lagu ini bersama-sama dengan teman sekelasku, sambil menunggu hujan rintik-rintik. Ketika itu, Slank adalah salah satu grup musik favoritku. Dan diantara lagu-lagu Slank yang lain yang kuanggap ‘bagus’, Terlalu Manis adalah lagu favoritku. Selain itu, lagu ini mungkin bisa dikategorikan ke dalam salah satu lagu yang liriknya nggak aneh-aneh alias nggak vulgar.
Kembali ke dunia nyata, hujan deras yang mengguyur Jakarta sore ini dipastikan akan membuat banjir di beberapa titik. Dan ujung-ujungnya bisa ditebak, pulang pasti macet parah, ditambah ini adalah hari Jumat, fiuhh.. Tambah galau deh.
Kenangan yang indah bersamamu tinggal lah mimpi
Terlalu manis.. untuk dilupakan
Walau memang kita tak saling cinta, takkan terjadi… diantara kita”
Pas banget lagu tersebut dimainkan ketika suasana kantor sedang galau karena hujan deras di luar sana. Mengingatkanku pada masa-masa jaman SMP dulu, ketika menyanyikan lagu ini bersama-sama dengan teman sekelasku, sambil menunggu hujan rintik-rintik. Ketika itu, Slank adalah salah satu grup musik favoritku. Dan diantara lagu-lagu Slank yang lain yang kuanggap ‘bagus’, Terlalu Manis adalah lagu favoritku. Selain itu, lagu ini mungkin bisa dikategorikan ke dalam salah satu lagu yang liriknya nggak aneh-aneh alias nggak vulgar.
Kembali ke dunia nyata, hujan deras yang mengguyur Jakarta sore ini dipastikan akan membuat banjir di beberapa titik. Dan ujung-ujungnya bisa ditebak, pulang pasti macet parah, ditambah ini adalah hari Jumat, fiuhh.. Tambah galau deh.
Langganan:
Postingan (Atom)
