Saturday, March 21, 2009

Lelah...

Minggu ini benar-benar menjadi minggu yang melelahkan. Dimulai dari awal minggu ketika ada acara dari kantor selama dua hari berturut-turut yang menyebabkan aku kurang tidur + overdosis kopi. Biasanya, dalam keadaan normal, aku jarang-jarang minum kopi. Kalopun minum, dibatasi hanya secangkir dalam satu hari. Konsumsi melebihi 3 cangkir sudah aku anggap sebagai overdosis. Overdosis kopi menyebabkan pikiran menjadi tak jernih dan nggak bisa fokus. Udah tahu bgini, masih aja nambah terus. Kopi memang enak, tapi tak menyehatkan.

Di tengah minggu, tiba-tiba muncul kerjaan yang berhubungan dengan iPhone yang akan di-launch hari Jumat lalu. Yang paling menyebalkan adalah requestnya biasanya suka mendadak dan gampang berubah. Benar-benar bikin kesal. Seolah memberikan kesan bagian yang meminta request nggak konsisten dan mempermainkan. Dan hari Kamis lalu menjadi hari yang paling parah dalam seminggu ini. Pulang dari kantor jam 11 malem barengan ama temen-temen lain yang satu tim juga. Malam itu, aku mendengar gerutuan, caci maki, dan kekesalan yang ditujukan kepada proyek ini. Well.. It's the dark side of iPhone. Bikin panik tiap orang yang terlibat didalamnya hanya gara-gara orang-orang yang kurasa terlalu paranoid akan proyek ini.

Hari Jumatnya, aku sudah sangat lelah. Kerjaan lain sudah menumpuk, pikiran udah jelas nggak jernih gara-gara efek kopi di awal minggu dan efek negatif iPhone di hari sebelumnya. Emosiku nggak stabil. Pikiran nggak tenang. Pola makan menjadi terganggu. Selera makanku agak-agak bermasalah beberapa hari terakhir ini. Pada hari Jumat itu malah aku rasakan aku mengalami 'trashing' -> istilah yang aku dapatkan dari mata kuliah Sistem Operasi *silakan googling untuk mendapatkan penjelasan*. Yah, istilah kasarnya mungkin bisa disamakan dengan idle atau bengong.

Hari ini, aku ada acara keluarga. Dan memakan waktu seharian. Benar-benar membuatku merasa begitu lelah di akhir minggu ini. Tadinya kupikir hanya sampai setengah hari, sehingga setengah harinya bisa kugunakan untuk istirahat. Ternyata aku salah memperhitungkan waktu. Lebih parahnya lagi, besok aku ada rencana lainnya yang kurasa akan memakan waktu seharian juga. Ah, kapan bisa istirahatnya? Should I take one more cup of hot coffee to throw away all of this matter for a while??? Damn, for this question, I can't even make a decision. Sigh..

3 comments:

joolean said...

kalo pulang malem dapet duit overtime, gak?

Eko Budi Prasetyo said...

Ada sih Jul, cmn bukan itu masalahnya. Lagi terlalu capek aja sih kmaren. Lagian kadang ada waktu2 yang priceless, dimana beberapa jam di rumah lbh berarti dibandingkan ama lembur di kantor.

Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.