Tuesday, January 20, 2009

Taman Menteng

Cerita ini dimulai dari beberapa bulan yang lalu. Karena penasaran dan seringkali lewat namun tanpa pernah menjejakkan kakiku di taman itu, akhirnya aku meniatkan diri untuk berjalan-jalan kesana. Sejak pertama kali aku kesana, aku merasa cukup betah. Taman Menteng tidak terlalu ramai namun tidak terlalu sepi juga. Ketika pagi hari, banyak orang yang berolahraga disana, atau orang-orang yang hanya datang untuk sekedar berjalan-jalan sepertiku hingga yang hobi fotografi. Ketika malam pun masih ramai juga, tapi dipenuhi oleh pasangan-pasangan yang sedang berpacaran ria (ugh). Sepertinya taman ini benar-benar sepi ketika siang hari saja. Karena taman ini tak seperti Taman Suropati yang berada tak jauh dari situ yang pohonnya tinggi-tinggi dan rindang, Taman Menteng masih tergolong baru dan pepohonan yang ditanam disana pun tidak terlalu tinggi. Hal ini menyebabkan ketika siang, pengunjung bisa terpapar sinar matahari langsung yang menyengat. Ada sih beberapa titik yang teduh, tapi hanya ada beberapa, kalopun ada beberapa yang kesana, mau nggak mau harus share tempat tersebut dengan pengunjung yang lain yang kebetulan lagi iseng dateng siang-siang.

Sesuai namanya, taman ini terletak di kawasan Menteng, salah satu kawasan elit di Jakarta. Biasanya sih aku kesini menggunakan P20 jurusan Lebak Bulus-Senen atau Busway Koridor 6 (Ragunan-Kuningan) turun di halte Latuharhari. Cuma kalo naik Busway, mesti jalan lagi sekitar 5-10 menit lah.

Saat ini, taman ini menjadi tempat favoritku ketika aku memiliki waktu senggang. Terakhir kemarin ada acara kumpul-kumpul bareng anak-anak FlashCom Community juga disana. Alasanku aku menyukai taman ini adalah: taman ini tidak terlalu ramai dan cukup tenang sehingga menurutku cocok untuk mengerjakan salah satu hobiku yaitu membaca buku. Terlebih lagi taman ini terletak di pusat kota. Rasa-rasanya seperti surga di tengah neraka kesibukan: tampak dari situ beberapa gedung tinggi di kawasan Thamrin.

Taman ini juga menyediakan hotspot gratis yang powered by Telkom Speedy. Cukup kenceng juga, karena memang yang menggunakan hotspot ini dikit banget. Dan so far, nggak pernah aku lihat ada orang yang sampe bawa-bawa laptop kesini. Sayang saja tidak disediakan meja dan sumber listrik gratis. Kalo iya, mungkin taman ini bisa rame sama yang nge-net (sekalian aja buka kafe). Namun demikian, jangkauan hotpot yang disediakan kurang memadai untuk meng-cover seluruh taman. Hotspot hanya tersedia di area kecil di tengah taman dalam radius sekitar 20-30 m.

Sayang, walaupun menjadi tempat favoritku, taman ini terkesan kering dan panas. Pohon-pohon yang ditanam disana kebanyakan tingginya tak lebih dari 5m, bahkan kebanyakan kurang dari itu. Menjadikan taman ini tak seramai Taman Suropati ketika siang hari.

2 comments:

aam said...

Ya udah, tunggu sampe pohonnya tinggi dulu atuh kalo mau bener2 teduh..
Hihihi
Jadi keingetan taman yg baru dibangun di alun2 Bandung.. Persis..

Anonymous said...

wah lengkap bgt tuh. thanks y infonya . . . mantap deh, jempol buat kamu :)