Tuesday, December 09, 2008

Rafting CSUI 02 - 6 Desember 2008

Perjalanan dimulai dari rumah Mamat pada hari Sabtu sekitar jam 5 pagi. Selanjutnya, dengan taksi, perjalanan diteruskan ke arah flyover Casablanca di Saharjo. Disana aku dijemput Novan dan langsung menuju ILP Pancoran untuk menjemput Kania, Diah, Enno, dan Tiwi. Maya dijemput di dekat Antam, sementara Isti dijemput di rumahnya di daerah Lenteng Agung. Selanjutnya, rombongan langsung menuju tol Ciawi dan berhenti di salah satu tempat peristirahatan (lupa km berapa) untuk bertemu dengan rombongan lainnya.

Disitu kami sempat menyempatkan foto-foto sebentar. Dan berhubung nggak menemukan makanan untuk sarapan, kami memutuskan untuk meneruskan perjalanan dan berhenti di tempat peristirahatan selanjutnya. Pada saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 7 lewat.
Akhirnya, di tempat peristirahatan selanjutnya sebelum pintu keluar tol Ciawi, kami bisa sarapan. Berhubung hampir semua pesertanya memesan makanan sementara yang jual makanannya hanya ada dua, jadinya pesen indomie rebus aja baru diantar setengah jam kemudian.


Perjalanan dilanjutkan. Tempat rafting yang akan kami tuju berada di daerah Sukabumi, tepatnya di sungai Cicatih. Walaupun jaraknya hanya sekitar 30 km dari pintu tol Ciawi, perjalanannya sendiri membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Permasalahannya adalah karena kami melalui banyak pasar yang membuat macet. Padahal yang kami lalui adalah jalan utama menuju Sukabumi. Setelah melalui pasar Cibadak, kami belok kanan ke arah Pelabuhan Ratu. Dari situ perjalanan bersisa sekitar 14 km, dan tidak macet.

Kami sampai di tempat tujuan sekitar jam 11 an lewat. Di tempat itu, kami dipersilakan untuk mengganti baju dan meninggalkan semua barang-barang bawaan. Sayang kamera nggak bisa aku bawa walaupun pada saat rafting panitia menyediakan water proof box. Terlalu beresiko. Setelah semuanya siap, kami diantar menuju tempat start rafting. Anak-anak cewek diantar naik angkot, sementara anak-anak cowoknya naik truk terbuka.

Di tempat start rafting kami diberi pengarahan dari panitianya. Perjalanan yang akan kami tempuh sekitar 19 km dan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 3 jam (pada saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang). Rombongan dipecah menjadi kelompok-kelompok kecil yang berjumlah 5 orang untuk satu perahu. Masing-masing kelompok akan ditemani oleh satu pemandu, jadi dalam satu perahu ada 6 orang. Kelompokku sendiri terdiri dari: Aku, Maya, Ari, Agnes, dan Arief.

Perjalanan selama rafting sungguh menyenangkan. Maklum lah baru pertama kali ikut acara bginian. Baru berjalan beberapa ratus meter, kami sudah dikejutkan oleh salah satu jeram yang kami lewati. Sampai-sampai pemandu kami pun terjerembab ke depan. Untung nggak ada yang jatuh ke sungai. Nggak seperti salah seorang pemandu lain yang katanya ingin menceburkan peserta yang dipandunya dari perahu, pemandu kami justru sangat care dan bertanggung jawab. Karena perahu kami harusnya berada paling belakang, jadi tiap kali ada perahu lain yang tertinggal pasti ditungguin.

Perjalanan kami terhenti di tengah-tengah karena salah satu perahu yang ditumpangi oleh Kania dkk terjebak di salah satu jeram. Entah lah penjelasan secara ilmiahnya gimana, yang jelas perahu tersebut nggak bisa kemana-mana. Perlu waktu sekitar setengah jam lebih untuk membebaskan perahu tersebut. Tim SAR dan pemanduku sendiri sampai turun tangan. Kesempatan ini aku gunakan untuk berjemur, secara semua pakaianku sudah basah kuyup setelah melewati berbagai macam jeram, walaupunn nggak sampai jatuh ke sungai. Akhirnya perjalanan diteruskan. Sayang, dari banyak jeram yang kami lalui, hanya beberapa yang membuat kami cukup 'shock' dan tertantang. Hehehe.. Di salah satu jeram terakhir, Arief yang satu kelompok denganku terjatuh ke sungai gara-gara keasyikan dan nggak memperhatikan laju perahu. Untungnya bisa cepet naik ke perahu. Katanya kakinya sempat terantuk batu ketika jatuh. Dari pengalamanku, sepertinya posisi perahu yang kemungkinan besar akan menjatuhkan orang yang menaikinya adalah ketika perahu berjalan menyamping, bukan ke depan. Kalo udah bgini, siap-siap aja orang yang berada di samping perahu untuk memegang tali ketika berhadapan dengan jeram.

Ketika perjalanan rafting kami selesai, waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore. Telah disediakan kelapa muda di tempat finish. Dan harusnya gorengan juga sih. Gara-gara emang kebagian kelompok terakhir, yang bersisa hanyalah kelapa mudanya aja. Dari tempat itu, perjalanan dilanjutkan lagi menggunakan truk terbuka dan angkot menuju tempat flying fox dan tempat peristirahatan. Busyet dah, udah pakaian basah semua, naik truk terbuka pula selama kurang lebih setengah jam. Untung nggak sampai masuk angin. Mana hanya bermodalkan sarapan di pagi hari dan mem by pass makan siang pula lagi. Bener kata Maya: Adrenalin mengalahkan segalanya.

Semua barang bawaan kami yang sebelumnya dititipkan diantar ke tempat peristirahatan tersebut. Disana kami mandi sholat dan 'makan siang' (walaupun waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore). Salah seorang temanku, Hera mengalami musibah, tas miliknya yang sebelumnya dititipkan ke panitia tidak ditemukan diantara barang-barang kami semua. Duh, padahal isinya HP, dompet, uang dan beberapa kartu ATM. Untungnya semua kartu ATM nya bisa diblok pada saat itu juga. Walaupun katanya pihak panitia akan mengganti semua barang akibat peristiwa ini, jadi rada-rada ngeri juga. Seharusnya, dari awal panitianya mencatat semua barang-barang yang dititipkan, jadi ketahuan nanti hilangnya dimana. Walaupun semua barang hilang diganti, tetep aja repot kalo misalnya mesti ngeblokir semua kartu atm dan ngeblokir nomor telepon. Semoga aja kedepannya kejadian seperti ini nggak terjadi lagi deh. Akibat kejadian ini, kami berada cukup lama disana dan waktu tersebut seperti biasa kami manfaatkan untuk berfoto-foto ria. Akhirnya kami pulang dari tempat peristirahatan sekitar pukul 7 malam dan langsung menuju tempat kami memarkir mobil. Untungnya kali ini nggak naik truk terbuka lagi. Bisa beneran kena masuk angin ntar.

Setengah jam kemudian kami sampai di tempat awal kami datang. Karena sudah malam, diputuskan kami semua akan langsung pulang tanpa perlu saling menunggu seperti pada waktu berangkat sebelumnya. Malam ternyata tak membuat perjalanan pulang menjadi lebih mudah. Jalur Sukabumi-Ciawi sama aja baik ke arah Sukabumi maupun Ciawi. Sama-sama macet. Karena pada saat itu adalah malam minggu, dimana pasar-pasar yang kami lewati sebelumnya menja pusat-pusat keramaian. Huff.. Perjalanan yang sungguh melelahkan. Akhirnya jam setengah 1 malam aku di drop di daerah Tanjung Barat oleh Novan dan perjalanan pulang aku teruskan dengan menggunakan taksi. Sampai rumah sekitar jam 1 malam. Aku membersihkan diri, sholat Isya, dan langsung tidur.

Benar-benar pengalaman yang sangat menyenangkan. Walaupun sebenarnya pada hari itu aku masih belum terlalu sehat akibat dua hari sebelumnya aku sakit, tetap saja aku paksakan untuk ikut. Sayang kalo nggak bisa ikut acara kumpul-kumpul seperti ini. Mana jarang-jarang pula lagi bisa ngumpulin sekitar 30 orang lebih dari teman-teman kuliahku. Satu-satunya yang membuat kesal barangkali cuma satu: perjalanan PP dari Ciawi ke tempat raftingnya itu yang nggak kira-kira.



Foto-foto Rafting kemarin bisa diakses di Picasa melalui link berikut ini.

Yang mau file-file ukuran full-size nya bisa mengunduh melalui link rapidshare dibawah ini:

Atau dari Megaupload:
Note: Beberapa foto yang terlalu 'vulgar' dan 'personal' nggak aku upload. Silakan japri ajah yah.. ;)

5 comments:

iang said...

yah rapidshare.. megaupload aja ko.. RS sux =P kalo MU bisa dibuat donlod paralel :-"

Eko Budi Prasetyo said...

Iang, postingannya dah gw update. Fotonya udah gw upload ke MU

iang said...

hehe.. makasih Eko.. gw jg udah donlod dr RS kok :)

btw, itu foto di picasa ada yg diapus ya? =P

Eko Budi Prasetyo said...

Diapus? Yang mana yah? Waktu itu sih sempet upload dua kali. Yang pertama rada2 ngaco, jadinya gw apus lalu gw upload lagi

susi said...

seru bgt ya.. terutama pengalaman klompoknya adji tuh! jd nyesel ga ikut... eh tp ga juga deh, secara pulangnya mlm bgt, capek bgt.. ooh, No,, aku sih ga mgkn bs istirahat full stlh itu, i have a baby..