Wednesday, October 22, 2008

Cepat 2x sholat atau cepat 2x pulang?

Sedikit miris ketika sore kemarin aku melihat sesuatu yang menurutku agak-agak nggak sreg. Kejadiannya ketika aku sedang menunggu kereta di Stasiun Sudirman. Kereta yang sebenarnya aku tunggu - Sudirman Express tujuan Serpong - telah datang. Namun bukannya dari arah Manggarai, tapi dari arah Tanah Abang menuju Manggarai yang kemudian akan kembali lagi ke Tanah Abang lalu ke Serpong. Pada saat itu, telah masuk waktu maghrib. Waktunya cukup jika aku gunakan untuk melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu, sambil menanti keretanya kembali lagi dari arah Manggarai. 15 menit cukup lah.

Tetapi pemandangan yang aku lihat ternyata lain pikiranku saat itu. Ketika kereta datang, orang-orang berebut masuk ke dalam kereta. Kereta langsung terisi penuh. Agak-agak aneh aja menurutku. Kurasa lebih baik sholat dulu sembari menunggu keretanya kembali lagi. Karena, dengan jadwal keberangkatan 18:15 dan itupun juga telat, bisa-bisa sampe stasiun tujuan sudah keburu Isya. Sehari sebelumnya, naik yang pukul 17:30 saja baru sampe di rumah sekitar 18:30, tepat ditengah-tengah waktu antara Maghrib dan Isya. Masa iya mereka non muslim semua? Terlebih lagi, jika memang takut kereta tak terkejar karena sholat terlebih dahulu, masih ada kereta berikutnya pukul 18:25 yang berselisih 10 menit.

Mungkin karena fasilitas untuk sholat di Stasiun Sudirman kurang memadai sehingga menyebabkan orang-orang enggan untuk menunaikan sholat disana dan prefer sholat di rumah (walaupun udah telat bangat bahkan waktunya sudah habis). Tapi apapun alasannya, menurutku sholat di awal waktu lebih baik jika memungkinkan. Tampaknya saat ini orang-orang lebih banyak yang ingin cepat-cepat sampai di rumah dibandingkan dengan cepat-cepat menunaikan waktu sholat. Tanya kenapa...

1 comments:

Aminah said...

Aku siy pegang prinsip : Shalatlah di awal waktu sebelum kamu dishalatkan di akhir waktu ^0^

Hehe walo dlm kenyataannya, ku sering lalai juga..