Monday, March 24, 2008

Iseng Banget Sih..

Beberapa hari yang lalu, ada seseorang yang iseng menggunakan layanan Telkomsel Call Me. Melalui layanan ini, pengguna kartu simPATI dan kartuAS bisa meminta pengguna Telkomsel lain untuk menghubunginya. In case pulsa lagi abis. Tapi, nggak ngaruh juga sih, layanan ini bisa digunakan walaupun pulsa si pengguna masih mencukupi untuk mengirim sms. Kira-kira isinya begini:

Ini adalah layanan TELKOMSEL Call Me.
Pelanggan 08132187xxxx meminta Anda segera menghubunginya.
Terima kasih.

Pertama kali, kukira orang salah sambung, berhubung nomornya tidak ada di phonebook dan tidak aku kenali.

Keesokan harinya, aku menerima lagi pesan yang sama. Tak lama setelah itu, aku mencoba menghubungi nomor tersebut, tidak diangkat. Paling-paling ada temenku yang iseng. Jadi aku biarkan aja.

Puncaknya adalah malem minggu kemarin. Mendapat pesan yang sama agar menghubungi nomor tersebut, akhirnya aku telpon juga. Tetapi, teleponnya tidak diangkat dan langsung diputus. Tak lama kemudian ada SMS masuk dari nomor tersebut. Isinya permintaan maaf karena telponnya diputus dan nyuruh nelpon lagi agak maleman. Well, ini orang semakin membuatku penasaran aja.

Karena penasaran, tak lama kemudian aku kirim SMS balik. Yang ujung-ujungnya jadi SMSan lah. Dari SMS yang dia kirim, aku jadi tahu si pemilik nomor tersebut adalah orang Bandung. Dan dia lagi iseng mengirimkan permintaan agar menghubungi nomornya melalui TELKOMSEL Call Me. Konon katanya sih ngirimnya asal aja dan kebetulan aku adalah salah satu korbannya. Dia siy katanya cuma mau nyari temen aja. Tapi kok rasa-rasanya iseng banget dah. Mana ga pake modal pula lagi. Berhubung Call Me gratis. Paling nggak kirim SMS kek, biar keliatan ada niat dikit.

Yang lebih mengejutkan adalah, dia mengaku ibu-ibu berusia 33 tahun dan udah punya dua anak. Waks.. Bener-bener parah dah. Walaupun katanya dia mengirimkan pesan secara acak, yang udah jadi temenan ama dia rata-rata jauh lebih muda daripada dia. Nggak tahu kebetulan atau nggak. Dan nggak tahu juga semuanya cowok atau nggak.Yah.. mencoba berbaik sangka dikit lah.

Tadinya aku pikir ini semua adalah kerjaan temenku yang lagi iseng. Untuk lebih meyakinkan lagi, akhirnya aku telpon orangnya, kali ini diangkat. Ternyata beneran suara ibu-ibu dengan logat Sunda yang kental. Hiii.. Jadi serem. Berhubung udah terlanjur nelpon, sekalian aja ngobrol dan nanya-nanya sebenernya maunya apa. At least lebih meyakinkan lah daripada cuma SMSan doang. Bener-bener iseng ini orang. Ga ada kerjaan banget apa yah. Walaupun nggak ada salahnya juga sih kenalan dan sedikit bertukar pikiran. Tapi, rasa-rasanya jadi kayak orang kurang kerjaan aja jadinya. Smoga aja nggak menghubungi lagi dah.

4 comments:

mahli said...

memang beruntung lu ko. punya nomer bisa pas gitu sama nomer yg dipilih acak ama ibu2 yg iseng :P

lo dipikir2 yg namanya ponsel di indo itu cukup luas jg penyebarannya, dan biayanya relatif murah. sampe orang bisa iseng.

mahli said...

tampaknya tadi ka dari "kalo" hilang di awal kalimat ketiga :P

Anonymous said...

ckckck.. iseng banget ya? mudah-mudah an lain kali beruntung karena diambil acak pas lagi undian, bukan oleh ibu2 iseng.. hehe..

Eko Budi Prasetyo said...

@mahli:
Serem kali, please deh, ibu2 sampe ga ada kerjaan bgitu. Udah punya anak pula lagi. Untung udah nggak ngehubungin lagi tuh.

@anonymous:
amiiiiin...