Friday, January 18, 2008

Iseng dengan Dbus Service

Ceritanya sih lagi iseng mengutak-atik Ubuntu dan masuk ke Service Settings yang bisa diakses dari System -> Administration -> Services. Karena sepertinya banyak beberapa service yang kurasa nggak perlu, jadinya aku matiin satu persatu. Efisiensi dikit lah.

Tanpa sengaja meng-uncheck service yang bernama System communication bus (dbus). Seperti yang diketahui, perubahan pada dialog di Ubuntu (mungkin juga Linux) langsung terjadi ketika mengutak-atik form di dialog tersebut. Makanya, jarang ada tombol Apply pada dialog-dialog yang berhubungan dengan preference atau administrasi sistem. Karena hal ini, begitu aku meng-uncheck service dbus tersebut, perubahan langsung terjadi. Dialog Service Settings yang sedang terbuka langsung tertutup begitu saja tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu.

Well.. selanjutnya aku coba untuk membuka kembali dialog Service Settings tersebut namun hasilnya selalu gagal dan muncul peringatan : "You are not allowed to access the system configuration." Dan sepertinya bukan ini saja, WiFi menjadi tidak berfungsi, kemudian informasi Power Management juga tidak berfungsi, termasuk didalamnya informasi penggunaan baterai laptop. Dan herannya GUI untuk administrasi Users dan Group juga tidak bisa dijalankan. Lalu, di menu Quit Ubuntu, tidak muncul menu Hibernate dan Suspend. Hmm.. mungkin ada akibat-akibat lain. Tapi so far, aku belum nyoba-nyoba impact nya kemana aja. Udah panik duluan. Restart laptop pun bukan solusi. Hasilnya sama aja.

Ujung-ujungnya sih googling dengan kompie kantor untuk mengetahui lebih lanjut apa itu Dbus dan bagaimana solusinya. Dari Wikipedia aku sih Dbus diartikan sebagai aplikasi yang memungkinkan suatu aplikasi berhubungan dengan aplikasi lain. Dbus sendiri berfungsi untuk menjembatani komunikasi antara aplikasi pada satu sesi desktop yang sama dan menjembatani suatu sesi desktop dengan sistem operasi. Hmm.. kalau melihat dari fungsinya sih sepertinya cukup signifikan. Dan jika servicenya mati, sepertinya akan muncul banyak masalah lain yang sejauh ini sih belum ketahuan.

Solusi dari masalah ini ternyata cukup simple:

  1. Jalankan service dbus dengan perintah

  2. sudo /etc/init.d/dbus restart

  3. Buka Service Settings dialog melalui System -> Administration -> Services lalu check service System Communication bus (dbus).

  4. Jalankan perintah berikut :

  5. sudo mv /etc/rc2.d/S50dbus /etc/rc2.d/S12dbus

    Kurang ngerti juga buat apa perintah ini. Sepertinya sih agar service dbus ini dijalankan sebelum daemon HAL (Hardware Abstraction Layer) dijalankan. Karena urutan daemon HAL itu sendiri berada pada urutan ke 12 juga (S12hal). CMIIW.

  6. Restart Ubuntu. Dan setelah itu seharusnya semua sistem berjalan dengan normal. :D

Well, mungkin ada yang bisa menjelaskan sebenarnya apa sih Dbus itu dan apa yang terjadi ketika service ini dimatikan?

0 comments: