Wednesday, June 27, 2007

Tribal Wars

Aih... sejak kapan ya aku mulai maen Tribal Wars? Mulanya tertarik untuk mencoba link yang diposting oleh salah seorang temanku di milis, eh ternyata malah bikin ga bisa berhenti maen. Permainan ini berbasis web, dan sepertinya karena nggak ada fitur-fitur yang aneh-aneh, bisa berjalan di semua browser. Aturan mainnya menurutku sangat sederhana dan mudah. Kita diberi sebuah village. Lalu dengan village yang sudah ada, bisa dibangun bangunan-bangunan lain, mengumpulkan resource, membuat pasukan, menyerang village-village lain (merampok resourcenya), dan bertukar resource dengan village lain. Selain itu kita dapat membuat tribe sendiri dan menjalin hubungan diplomasi dengan village-village atau tribe-tribe lain.


Resource yang digunakan pada permainan ini ada tiga jenis, yaitu Wood, Clay, dan Iron. Masing-masing resource ini dihasilkan dari Timber Camp, Clay Pit, dan Iron Mine atau bisa didapat dari menjarah village lain. Resource-resource ini dapat digunakan untuk membangun pasukan atau meng-upgrade level dari bangunan-bangunan yang terdapat pada permainan ini, termasuk bangunan penghasil resource ini sendiri. Semakin tinggi levelnya, maka semakin tinggi pula kecepatan produksi resourcenya.


Selain itu ada Village Headquarter yang merupakan bangunan yang berada di tengah village. Melalui bangunan ini, kita dapat membangun bangunan lain (jika belum ada). Semakin tinggi level bangunan ini, semakin cepat pula proses pembuatan bangunan dan upgrade bangunan yang telah ada.


Untuk menampung resource, ada Warehouse yang memiliki kapasitas penyimpanan sesuai dengan levelnya. Sementara itu, ada pula Hiding Place yang menyimpan resource yang ada sehinggal bila village kita dijarah, maka tidak semua resource kita akan diambil oleh village yang menyerang. Pada permainan ini, level Hiding Place dibatasi hingga level 10 yang kapasitas penyimpananya adalah 2.000 per masing-masing resource, sementara kapasitas Warehouse bisa mencapai puluhan ribu unit per masing-masing resource.


Populasi pada permainan ini dibagi menjadi dua, yaitu populasi untuk pasukan, dan populasi yang digunakan untuk keperluan operasional bangunan-bangunan yang ada. Kapasitas populasi maksimum pada Tribal Wars ditentukan oleh level pada Farm yang dimiliki. Semakin tinggi levelnya, semakin tinggi pula populasi maksimumnya.


Untuk membuat pasukan, telah tersedia bangunan-bangunan seperti berikut:

  • Barrack : membuat Spear Fighter, Swordsmen, Axemen, dan Archer
  • Stable : membuat Scout, Light Cavalry, Heavy Cavalry, dan Mounted Archer
  • Workshop : membuat Ram, dan Catapult
Masing-masing pasukan yang dibuat memiliki kapasitas yang berbeda dalam mengangkut resource hasil jarahan. Untuk Ram dan Catapult tidak memiliki kapasitas untuk mengangkut. Sementara yang kapasitas mengangkutnya paling besar adalah Light Cavalry. 1 Light Cavalry dapat mengangkut 80 unit resource. Bandingkan dengan Axemen yang kapasitas mengangkutnya hanya 10 unit resource. Pasukan favoritku tentu saja Light Cavalry. Kapasitas angkutnya sangat besar, sementara dapat bergerak lebih cepat dibandingkan dengan infantri atau Ram dan Catapult. Ram dan Catapult lebih difokuskan untuk merusak bangunan.


Berhubung game ini real time dan semuanya berjalan di server. Jadi bisa ditinggal semau kita. Pembuatan pasukan, upgrade bangunan, bertukar resource, serta menyerang village lain merupakan proses yang memerlukan waktu. Selagi menunggu proses tersebut selesai, permainan ini dapat ditinggalkan begitu saja. Jadinya, seharusnya sih nggak bakalan mengganggu ke perkerjaan kita * katanya sih bgituh... *. Yang paling penting dari permainan ini adalah: jika ingin maju dengan cepat, permainan ini harus selalu dimonitor, jangan sampai ada resource yang tidak terpakai. Hehehehe.... * makanya, ngabisin waktunya disini *

Dan akhirnya setelah beberapa minggu memainkan permainan ini, temen-temen di kantorku pada keracunan juga. Terhitung hari ini sudah ada 8 orang rekanku disini yang sudah meregistrasi dan memainkan permainan ini. Asyik juga nih, bisa maen game barengan sama temen-temen satu divisi. Beginilah jika lagi nggak banyak kerjaan. Banyak sekali godaan-godaan untuk mengerjakan sesuatu yang kurang penting dan aditif seperti ini. Hihihi.. Lucunya, ada juga yang menanggapi permainan ini dengan serius. Membayangkan jika permainan seperti ini dapat di-porting menjadi mobile version menggunakan protokol WAP. Ide yang lumayan menarik... buat nambah-nambah revenue perusahaan. :))

9 comments:

ArnoldGanteng said...

Suru masuk ke AMT donks ... :D

Eko Budi Prasetyo said...

Mereka di World 8 Nold. Gw kan ga ngajak mereka maen, tau-tau udah pada maen aja. Dan sepertinya yang di recommend oleh sistem adalah world 8.

ArnoldGanteng said...

Klo Tribe nga bisa cross world yah? :P

Eko Budi Prasetyo said...

Sepertinya sih begitu. Tapi satu login bisa dipake di world yg laen. Akhirnya ini gw pake dua world jg, world 7 ama 8 :P

joe said...

wow, sudah tembok batu dan HQ-nya ud jadi benteng, ahh... buru2 balap nih :P

Toha Mustofa Nurhabib said...

kapan ya world 11 dimulai? aq sukses maen di world 10 tp udah bosen krn salah strategi nyerang tetangga pasukanku mati semua.. ck ck ck.. lupa gak scout dulu.. hahahahaaaa

lam kenal pak, kl maen ntar invite aq di tribe bpk ya.. ^_^

Anonymous said...

Ada yang di World 6?
Mail saya di Trunks8 ...
Salam kenal ...

Cheers,
Han

Anonymous said...

nick gua
Ocard
di World4

anak kampung orang pinggiran said...

masih pada maen ni game ya