Wednesday, June 27, 2007

Testing: Maxthon 2

Beberapa hari yang lalu, iseng-iseng aku mencoba menggunakan Maxthon, browser yang menggunakan engine IE. Informasi tentang browser ini aku dapatkan dari salah satu vendor yang kebetulan setiap kali ketemu selalu menggunakan browser ini. Karena penasaran, aku download aplikasinya dan mencoba untuk menggunakannya. Yang aku gunakan saat ini adalah Maxthon 2 RC3. Masih versi beta, bukan versi releasenya. Ada sih yang versi 1, cuma berhubung namanya juga iseng-iseng, sekalian aja pakai yang versi 2 nya.


Sayang, browser ini menggunakan engine IE, jadinya cuma bisa jalan di Windows doang. Tetapi, dari sisi fitur sih lumayan menarik. Walaupun dari sisi experience rasanya sama saja dengan menggunakan IE, tetapi IE yang sudah di-enhance tentunya. Berikut ini adalah beberapa fitur yang aku dapatkan dari website resminya:

  • Tabbed Browsing Interface
  • Mouse Gestures
  • Super Drag&Drop
  • Favorites Bar
  • Ad Hunter
  • IE Extension Support
  • External Utility Bar
  • Privacy Protection
  • Skins
  • Plugins
  • Compatibility & Low on Resources
Dari sekian banyak fitur yang telah disebutkan diatas, yang menurutku lumayan membantu adalah fitur Ad Hunter. Tanpa perlu konfigurasi apapun, fitur ini sudah dapat memblok konten-konten yang berbau iklan. Mungkin nggak semuanya difilter, tetapi filter untuk iklannya bisa diatur. Dengan fitur Ad Hunter ini, halaman-halaman yang biasanya sarat dengan iklan seperti Detik dan Tribal Wars :P pun bisa kubuka lebih cepat. Mungkin karena fitur inilah, browser ini terasa lebih ringan, lebih cepat, dan lebih menghemat resource memori. Maklum, kebanyakan konten-konten iklan berupa flash movies yang memakan memori cukup banyak.

Maxthon 2 juga memiliki fitur Mouse Gesture. Fitur ini berfungsi seperti shortcut yang dapat diakses menggunakan mouse dengan menahan klik kanan pada dan menggambar bentuk tertentu di layar. Namun bentuk-bentuk yang dikenali di browser ini hanya berupa garis horizontal, garis vertikal, atau kombinasi keduanya. Berikut ini adalah beberapa shortcut yang dapat diakses menggunakan fitur ini:
  • Menggambar garis vertikal ke bawah (scroll halaman ke bawah)
  • Menggambar garis vertikal ke atas (scroll halaman ke atas)
  • Menggambar garis horizontal ke kiri (back, kembali ke halaman sebelumnya)
  • Menggambar garis horizontal ke kanan(forward, ke halaman berikutnya)
  • Menggambar garis vertikal ke atas dilanjutkan dengan garis vertikal ke bawah (refresh halaman yang sedang aktif)
  • Menggambar garis vertikal ke bawah dilanjutkan dengan garis horizontal ke kanan (Menutup halaman yang sedang aktif)
Lumayan, fitur ini cukup membantu, terutama untuk scrolling halaman.

Selain fitur-fitur diatas, ada fitur Screen Capture yang mengingatkanku pada masa-masa kuliah dulu. Melalui fitur ini, aku dapat mengambil screenshot pada halaman yang aktif, baik region (area yang akan dicapture dapat dipilih), maupun satu halaman penuh (walaupun panjang halaman melebihi ukuran window). Terlebih lagi, dapat pula diambil screenshot dari semua halaman pada tab-tab yang sedang dibuka dalam sekali klik. Benar-benar praktis. Cocok digunakan ketika membuat dokumentasi atau user manual suatu sistem. Sayangnya dulu sewaktu kuliah mengambil screenshotnya menggunakan aplikasi Hypersnap yang notabene adalah bajakan (ga sanggup beli yg asli). Hehehehe...

Kelebihan lain yang kurasa cukup membantu adalah kemudahan dalam mengakses fungsi pengontrolan konten. Fungsi-fungsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan konten-konten seperti image, script, ataupun flash movies dapat diakses secara langsung melalui menu, tanpa perlu membuka dialog yang mengatur konfigurasi global dari browser ini.

Kekurangan yang aku rasakan dari browser ini adalah manajemen tab nya yang agak-agak aneh. Ketika aku sudah membuka suatu alamat pada suatu tab, maka ketika aku mengetikkan alamat lain pada tab yang sedang aktif, alamat beru tersebut akan dibuka di tab baru, bukan di tab yang sedang aktif. Lumayan menjengkelkan. Karena itu artinya tab-tab yang sedang aku buka menjadi bertambah banyak -menghabiskan resource aja-. Entahlah, mungkin masalah ini bisa dikonfigurasi, namun aku belum menemukannya.

Walaupun semua fitur yang dimiliki oleh browser ini juga dimiliki oleh Firefox (menggunakan extension), kurasa browser ini layak untuk dicoba. Yang jelas, dari sisi fitur, browser ini jauh lebih baik dibandingkan dengan IE :P.

1 comments:

Ridwan Nur Arifin said...

makasih atas infonya bang...